Sebelum Ke Sana, Ini Etika Dasar Makan di Jepang yang Perlu Anda Perhatikan

Sebagai salah satu destinasi wisata favorit masyarakat Indonesia, Jepang selalu kedatangan jutaan wisatawan dari Indonesia setiap tahunnya. Terlebih lagi setelah pergi ke Jepang kini semakin mudah dan nyaman karena beberapa maskapai menawarkan penerbangan langsung dengan pelayanan yang baik, contohnya ANA.

Jepang merupakan salah satu bangsa yang menjunjung tinggi etika. Bahkan, segala tindak tanduk masyarakatnya pun memiliki etikanya masing-masing, termasuk ketika sedang makan. Oleh karena itu, sebelum Anda mencicipi nikmatnya kuliner Jepang, ada baiknya Anda memahami etika makan yang berlaku di Negeri Matahari Terbit terlebih dahulu supaya tidak dicap sebagai wisatawan tak tahu etika. Berikut etika makan di Jepang yang harus Anda ketahui.

Makan Di Jepang

  1. Gunakan handuk basah yang disediakan

Setiap restoran biasanya menyediakan handuk hangat yang disebut oshibori. Gunakan handuk ini hanya untuk membersihkan tangan sebelum makan. Jangan gunakan untuk keperluan lain seperti membersihkan wajah, atau membersihkan meja apabila terdapat tumpahan saus.

  1. Tunggu hingga pesanan lengkap

Apabila Anda makan bersama teman-teman atau warga Jepang yang menjadi travel mate baru Anda, sebaiknya tunggu hingga semua pesanan telah diantarkan. Namun apabila memang makanan yang Anda pesan adalah makanan yang harus disantap langsung, sebaiknya ucapkan “osaki ni itadakimasu” yang berarti “izinkan saya memulainya sebelum Anda”.

  1. Ucapkan penghormatan terlebih dahulu

Masyarakat Jepang sangat menghormati makanan karena hewan dan tanaman harus menyerahkan raganya untuk dikonsumsi oleh manusia. Sebagai bentuk penghormatan kepada makhluk hidup dan kerja keras para koki yang telah menyiapkan makanan hingga sampai ke hadapan Anda, sebaiknya Anda ucapkan “itadakimasu” yang berarti “saya menerimanya dengan penuh syukur” sembari merunduk dan melakukan gassho atau menepuk kedua telapak tangan.

  1. Perhatikan cara makan

Menyantap kuliner Jepang memang lebih nikmat dengan menggunakan sumpit. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mulai sedikit demi sedikit belajar menggunakan sumpit. Dalam menggunakan sumpit pun juga memiliki etikanya sendiri. Hindari menggesekan sumpit, jangan mengambil makanan dengan cara menusuknya menggunakan sumpit, jangan menaruh sumpit dengan tegak berdiri di mangkuk nasi Anda, jangan memainkan sumpit, hingga gunakan ujung sebaliknya dari sumpit Anda saat mengambil makanan sharing.

Restoran Jepang biasanya menggunakan mangkuk-mangkuk yang kecil sebagai tempat nasi atau sup. Sebaiknya, angkat mangkuk tersebut dengan tangan saat sedang makan. Untuk menikmati sup, simpan dulu sumpit Anda di tempatnya lalu seruput langsung dari mangkuknya.

Jangan pernah sekalipun untuk makan dengan mulut terbuka atau menyisakan makanan Anda karena hal itu sangatlah tidak sopan. Lalu bagi Anda yang sedang menikmati kuliner jalanan, jangan makan sambil berjalan kesana kemari karena masyarakat Jepang menganggapnya sebagai sebuah ketidaksopanan. Sebaiknya, habiskan dahulu makanan Anda, baru melanjutkan perjalanan Anda.

  1. Selesai makan

Setelah selesai makan pun juga terdapat etikanya tersendiri. Ucapkan “gochisosama-deshita” apabila Anda sedang mengikuti jamuan resmi, atau apabila Anda sedang makan santai bersama teman-teman cukup ucapkan “gochisosama” yang berarti “terima kasih atas santapannya”.

Simpan kembali semua peralatan makan Anda, baik itu piring, mangkuk, maupun sumpit di tempat asalnya. Simpan sumpit Anda secara horizontal, agar tidak mengarah pada orang yang duduk di seberang Anda. Jangan pernah sendawa dengan lantang karena itu sangatlah tidak sopan.

Saat membayar makanan, sebaiknya Anda taruh di keranjang kecil yang tersedia di meja kasir. Namun apabila tidak tersedia, serahkan uang Anda dengan kedua tangan sebagai gestur terima kasih. Saat menerima uang kembalian pun gunakan kedua tangan Anda. Satu lagi, memberikan tip kepada pelayan dianggap sebagai sesuatu hal yang tidak sopan, bahkan cenderung menghina. Jadi, sebaiknya simpan uang tip Anda untuk jajan kuliner nikmat lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *